Bawaslu dan DPRD Tutup Ambulan Bergambar Faida

JEMBER - Banyaknya gambar dr. Faida yang terpasang di sejumlah fasilitas pemerintah, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jember dibantu Panitia Khusus (Pansus) pilkada DPRD Jember hari ini, Kamis (1/10/2020) melakukan operasi bersama. Bawaslu dan DPRD menutup gambar calon bupati petahana dr. Faida yang terpasang di mobil ambulan desa.

Ketua Bawaslu Jember Imam Thobrony Pusaka mengatakan, berdasarkan PKPU 4 tahun 2017 Gubernur, walikota atau Bupati yang mencalonkan diri sebagai calon kembali, dilarang memasang gambar dengan menggunakan fasilitas negara selama cuti kampanye.

Menurutnya, saat ini merupakan awal untuk diikuti oleh seluruh organ Bawaslu untuk melakukan penutupan gambar calon petahana di fasilitas negara. Termasuk dinas-dinas yang sudah dikirimi surat oleh Bawaslu.

Baca juga:

"Jumlah ambulan yang harus ditertibkan ada sekitar 248 ambulan yang tersebar dimasing kecamatan dan desa," kata Tobrony.

Ia menjelaskan, jika nantinya ada perlawanan dari beberapa pihak dengan aksi penutupan ambulan, maka akan berurusan dengan hukum pidana, karena menghalangi kinerja pelenggara.

Semenatara itu, anggota DPRD dan Pansus Pilakda DPRD Jember David Handoko Seto menyampaikan, aksi itu  dilakukan dengan sukarela untuk membantu menutup gambar calon petahana yang terpasang di fasilitas negara. 

Menurut politisi Partai Nasdem itu, bagian dari upaya agar tidak ada implikasi yang menguntungkan salah satu paslon. Sebab, hal ini merupakan fasilitas negara dan saat ini sudah memasuki masa kampanye.

David menambahkan, penutupan gambar tersebut dengan menggunakan lakban dan tidak merusak fasilitas negara. Politisi Nasdem ini meminta agar seluruh dinas untuk segera menutup gambar petahana karena berkaitan dengan netralitas ASN.


Reporter : Juli Saputra
Editor : Muzakki

Apa Reaksi Anda?