Diduga Sakit, Siswa PSHT Meninggal Saat Latihan

JEMBER - Seorang siswa Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) meninggal saat melakukan latihan. Siswa tersebut adalah Farhat Ariansyah (18) warga Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Tempurejo. Dugaan sementara, korban meninggal karena sakit.

Menurut Kapolsek Tempurejo AKP M Zuhri, korban melakukan latihan bela diri bersama pelatih, siswa dan temannya, Rabu (9/6/2021) malam. "Latihan dilakukan di Desa Tempurejo, Kecamatan Tempurejo," jelas Zuhri, Kamis (10/6/2021).

Namun saat melakukan latihan itu, lanjut Zuhri, korban pingsan. "Kemudian korban dilarikan ke Puskesmas. Nah, perjalanan ke Puskesmas korban meninggal," jelasnya.

Lebih lanjut Zuhri menjelaskan, korban melakukan latihan sekitar 2 - 3 jam sebelum akhirnya korban meninggal. "Setelah pingsan itu dibawa ke puskesmas dan meninggal dalam perjalanan," tegasnya lagi, sembari menambahkan bahwa korban masih bertatus pelajar SMA.

Zuhri mengatakan bahwa pihaknya belum bisa memastikan penyebab pasti kematian korban. Namun bisa jadi korban meninggal karena sakit. Apalagi, kejadian itu diselesaikan secara kekeluargaan dan tidak sampai dilakukan visum.

"Kita juga berinisiatif melakukan otopsi (guna mengetahui penyebab pasti kematian korban). Keluarga tidak menghendaki kasus itu diproses secara hukum. Keluarga menganggap sebagai takdir," jelas Zuhri.

Soal status keanggotaan korban di PSHT, Zuhri mengaku belum tahu pasti. "Setelah latihan itu akan disahkan sebagai Warga," pungkas Zuhri.


Reporter     : Supra
Editor     : Yakub Mulyono

Apa Reaksi Anda?