DPRD Jember Berharap Prestasi Jember Membaik Saat Jadi Tuan Rumah Porprov 2022

JEMBER - Jember hampir dipastikan menjadi salah satu tuan rumah dalam gelaran olahraga pelajar terbesar di Jawa Timur yakni Pekan Olahraga Pelajar Provinsi (Porprov) Jatim 2022. DPRD Jember berharap kesempatan yang baik ini menjadi momentum bagi olahraga Jember bisa bangkit untuk meraih prestasi terbaik. Pasalnya, memang prestasi olahraga di Jember anjlok dalam dekade terakhir. 

Harapan ini diungkapkan Ahmad Halim, Wakil Ketua DPRD Jember saat melepas kontingen Jember Selection yang akan berlaga di Piala Bispi di Malang pada jumat sore (19/02/2021). Halim yang juga mantan Ketua KONI Jember mengakui prestasi Jember memang jeblok dalam beberapa kurun waktu terakhir. "Harus kita akui, prestasi olahraga Jember dalam beberapa waktu terakhir mengalami kemerosotan," ujar Halim. 

Bahkan, prestasi olahraga Jember dalam gelaran Porprov selalu kesulitan masuk dalam 10 besar di tingkat Jawa Timur. Yang terakhir saat gelaran Porprov 2018 di Gresik, Lamongan, Tuban dan Bojonegoro, Kabupaten Jember hanya berada di peringkat 24 dari 38 kabupaten/kota di Jatim. Jember hanya meraih 7 emas 2 perak dan 9 perunggu. 

"Tahun 2022 Jember menjadi tuan rumah Porprov, ini menjadi kesempatan untuk memperbaiki prestasi Jember," tegas Halim. Dia mengatakan, kesempatan ini harus ditangkap Jember untuk berprestasi. Bahkan, seharusnya Jember bisa masuk ke posisi minimal 3 besar. Tentu untuk meraih ini bukanlah kerja instan dan singkat. Langkah pembinaan harus dilakukan sejak dini. 

Terutama dengan menyiapkan kebijakan yang bisa mendorong prestasi atlet. "Karena (kemerosotan prestasi) ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk membenahinya," kata legislator Gerindra ini. Apalagi, hal ini selaras dengan program bupati terpilih Hendy Siswanto yang ingin mengembalikan lagi kejayaan Kabupaten Jember di segala bidang, termasuk olahraga. 

Halim pun memberikan sejumlah saran untuk mulai langkah perbaikan prestasi olahraga Jember ini. Salah satunya membina bibit-bibit atlet berprestasi mulai dari tingkat sekolah. Halim pun menuturkan jalur prestasi menjadi salah satu wadah pembinaan itu. Juga yang tak kalah penting apresiasi kepada atlet berprestasi dengan beasiswa. 

Dirinya juga berharap ada langkah akselerasi yang bisa dilakukan bupati baru nantinya. Apalagi, salah satu programnya adalah pembinaan pesantren. "Sekolah-sekolah di pesantren ini potensial menyumbangkan atlet berprestasi juga," terang Halim. Khususnya di cabang olahraga indoor alias tertutup dengan potensi medali tinggi. Seperti tenis meja, catur, futsal, atletik, bulutangkis dan sebagainya. 

Termasuk kerjasama dengan universitas dan perguruan tinggi. "Karena Porprov minimal usia 21 tahun, jadi banyak mahasiswa yang tetap ikut berlaga mengharumkan Jember di Porprov," ucap Halim. Diharapkan perguruan tinggi ikut memfasilitasi prestasi para atlet ini agar tetap berprestasi tinggi. 


Reporter : Ardi Wardoyo

Editor : Sigit Edi

Apa Reaksi Anda?