Seluruh Dosen dan Karyawan IAIN Jember Vaksinasi Dosis Pertama

JEMBER - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember melaksanakan vaksinasi Covid-19 dosis pertama, yang digelar selama empat hari, yakni dimulai Jumat - Selasa (30/3/2021). Vaksin ini ditujukan kepada seluruh dosen dan karyawan IAIN Jember. 

Menurut Wakil Rektor III IAIN Jember sekaligus Ketua Satgas Covid -19 Hefni Zein, tujuan dilakukannya vaksinasi untuk para dosen dan karyawan tersebut, untuk meminimalisir penyebaran covid 19. “Selain itu, tujuan dilakukannya vaksinasi ini untuk menciptakan kekebalan tubuh (imunitas) kepada para civitas akademika IAIN sehingga dapat mengurangi penularan virus covid-19,” terangnya, Sabtu (27/3/2021). 

Pemberian suntik vaksin dosis pertama ini dilaksanakan selama empat hari yaitu pada tanggal 26, 27, 29 dan 30 Maret 2021, dan dilakukan di Puskesmas Mangli, sebagai pelaksana vaksinasi yang telah ditunjuk oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Jember. 

"Jadi sebelum dilakukan proses vaksinasi dilakukan proses registrasi terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan screening. Kalau sesuai syarat dan memenuhi syarat maka dilanjutkan vaksinasi, baru kemudian observasi,” ungkapnya. 

Hefni menambahkan, dari laporan yang masuk kepada pihaknya pada hari pertama proses vaksinasi, sudah ada 130 orang yang hadir dalam vaksinasi covid-19. Mulai Wakil Rektor I, Wakil Rektor III, Plt. Kabiro AUAK, para dekan, wakil dekan, kepala unit, kaprodi, dosen dan karyawan. 

"Hari pertama kemarin ada yang tidak lolos proses screening karena tensi terlalu tinggi dan gula darahnya juga tinggi, akhirnya proses vaksinasi kepada yang bersangkutan ditunda terlebih dahulu,” tambahnya. 

Hefni meminta kepada dosen dan karyawan, meskipun sudah diberikan vaksin, untuk tetap selalu menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak. “Meskipun sudah divaksin harus tetap menjalankan protokol kesehatan, karena bisa saja mereka terpapar Covid-19 dan akhirnya bisa menulari orang di sekitarnya,” pintanya. 

Salah satu dosen IAIN Jember, Winarno mengungkapkan bahwa dirinya takut terhadap suntikan. "Tapi karena ini untuk kebaikan bersama, ya saya beranikan untuk ikut vaksin. Supaya tubuh lebih kebal penyakit, demi kebaikan saya, keluarga dan orang-orang sekitar," ungkap Winarno, usai vaksin.



Reporter     : supra

Editor     : sigit edi maryanto

Apa Reaksi Anda?