Unej Sudah Lockdown Sejak 18 November 2020

JEMBER - Kejadian Covid-19 di Universitas Jember ternyata sudah cukup mengerikan. Bahkan, seluruh kampus Unej sudah melakukan lokcdown total kawasan kampus sejak  rabu kemarin (18/11/2020) yakni paska kabar meninggalnya dua warganya yakni karyawan dan dosen Unej. Selain itu, dilakukan langkah sterilisasi terhadap kampus berjuluk kampus merdeka ini. 

Seperti disampaikan dr. Cholis Abrory, Ketua Tim Tanggap Darurat Kesiapsiagaan Bencana Corona Virus Desease (TTDKB Covid-19) Universitas Jember. TTDKB Covid-19 Universitas Jember agresif melakukan tindakan pencegahan Covid-19. Hal ini untuk menyikapi kondisi terakhir di Universitas Jember dengan adanya dosen dan tenaga kependidikan yang terkonfirmasi positif Covid 19.

"Mulai tanggal 18 sampai dengan  22 November 2020 akan dilaksanakan sterilisasi di Kantor Pusat dan beberapa unit kerja lain," jelas Cholis. Sterilisasi yang dilakukan adalah dengan penyemprotan Disinfektan dan menggunakan sinar Ultra Violet (UV). Penggunaan disinfektan ini adalah untuk mensterilkan benda mati yang kemungkinan terpapar virus, sedangkan penggunaan UV ini lebih pada mensterilisasi udara di dalam ruangan. 

“Karena sinar UV ini bisa berefek negatif pada manusia maka selama penggunaan sinar UV seluruh ruangan harus dikosongkan, untuk itu kami merekomendasikan selama masa sterilisasi tenaga kependidikan bisa bekerja dari rumah” kata dr.Cholis.
Selain kegiatan sterilisasi TTDKB Covid-19 . 

Selain itu, TTDKB Covid-19 Universitas Jember juga melakukan pendampingan bagi warga Universitas Jember yang terkonfirmasi positif covid 19 ataupun yang membutuhkan pendampingan untuk pencegahan. “Kami melakukan Telemedicine bagi mereka yang membutuhkan konsultasi kesehatan khususnya bagi semua civitas utamanya mereka yang sudah terkonfirmasi positif," terangnya. 

Pihaknya juga selalu terbuka untuk memberikan saran dan pendampingan bagi civitas akademika di Universitas Jember terkait dengan upaya pencegahan penularan covid 19. "Kami beruntung civitas akademika di Universitas Jember dengan sadar selalu melibatkan kami dalam pelaksanaan berbagai acara yang bersifat offline. Kami dampingi betul agar pelaksanaannya  tetap mematuhi protokol kesehatan," paparnya.

Seperti memperhatikan unsur VDJ (ventilasi, durasi dan jarak) dan 3 M (menjaga jarak, memakai masker, dan mencuci tangan) antar pesertanya.


Reporter : Ardi Wardoyo
Editor : Sigit Edi

Apa Reaksi Anda?